Sprayer, Alat Penyemprot Hama Untuk Tanaman Pertanian Bebas Hama

Sprayer, Alat Penyemprot Hama Untuk Tanaman Pertanian Bebas Hama

Sprayer atau biasa disebut dengan alat semprot merupakan wadah untuk bahan kimia pemberantas hama yang telah terlarut dalam air. Cara kerjanya adalah dengan memecah cairan, suspensi menjadi butiran cairan atau droplets. Alat ini sangat berperan dalam pemberantasan hama.

Sprayer, Alat Penyemprot Hama Untuk Tanaman Pertanian Bebas Hama

Kegunaan Sprayer

Sprayer sangat berguna bagi kegiatan yang berkaitan dengan pemberantasan hama misalnya, untuk menyemprotkan insektisida pencegah dan pemberantas hama, menyemprotkan fungisida untuk pencegah dan pemberantas penyakit, penyemprot herbisida, pupuk cairan dan  cairan hormon pada tanaman. Sedangkan bagian Nozzle yang terdapat pada alat berfungsi untuk menentukan besar kecilnya butiran (droplet size), mengatur angka curah dan distribusi semprotan.

Jenis-Jenis Alat Penyemprot untuk Pertanian

Untuk keperluan pertanian terdapat 3 jenis sprayer yakni knapsack, motor, dan CDA. Knapsack, Knapsack atau alat semprot punggung merupakan alat semprot yang paling umum digunakan oleh petani di areal pertanian padi, sayuran, dan di perkebunan. Cara kerjanya adalah dengan menggerakkan pengungkit yang berada pada alat sehingga larutan keluar akibat adanya tekanan udara yang dihasilkan. Sebaiknya tekanan udara yang dihasilkan pompa sebesar 0,7 –  1,l0 kg/cm2 atau 10-15 secara konstant. Tekanan sebesar ini dihasilkan dari pemompaan sebanyak 8 kali. Kapasitas tangki yang tersedia bermacam-macam antara 13, 15, 18, 20 tergantung merek. Contoh merek yang dapat menjadi rekomendasi adalah Solo, Hero, CP 5, Matabi, Berthoud, dan PB.

  • Motor, Alat penyemprot ini menggunakan mesin atau motor sebagai tenaga penggerak untuk mengeluarkan larutan dalam tangki. Contohnya yakni mist blower power, dan boom. Kelebihan motor sprayer terletak pada kapasitas yang besar dan dalam waktu singkat dapat menjangkau gulma di wilayah yang luas. Tetapi kelemahannya yakni harga yang relatif mahal, menyebabkan drift pada tanaman yang masih muda, serta perlu perawatan ekstra.
  • CDA, merupakan alat semprot yang tidak menggunakan tekanan udara, tetapi berdasarkan gaya grafitasi dan putaran piringan.

Bagian-bagian Pada Alat

Sprayer memiliki beberapa bagian utama yakni nozzle, pompa, pipa, saringan, tangki cairan, dan tidak jarang dilengkapi dengan alat pengukur tekanan dan klep. Nozzle merupakan bagian yang menentukan hasil semprotan. Nozzle memiliki berbagai macam bentuk dan terkadang akan mempengaruhi hasil semprotan. Diantaranya yakni centrifugal nozzle, flooding nozzle, two-fluid atomizer, rotary atomizer.

Cara Pemakaian

  • Sebelum menggunakan, perhatikan bagian-bagian mesin. Sebagai perawatan, sering-seringlah memberi pelumas untuk mencegah katup macet.
  • Gunakan air bersih sebagai pelarut bahan kimia.
  • Setelah selesai digunakan sebaiknya cucilah beberapa kali dengan air bersih. Pada pencucian terakhir beri setengah tutup AERO 810.  Keluarkan air sisa mencuci, keringkan dan beri sedikit minyak kelapa sebagai pelumas.

Baca juga Mengenal Jenis Sprayer untuk Sesuaikan dengan Kebutuhan Anda

Selain itu bijaklah dalam menggunakan sprayer dan khususkan hanya untuk bahan-bahan yang sesuai. Jangan lupa untuk melakukan perawatan agar tidak mudah rusak.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *