Mesin Motor Mati Mendadak? Hati-Hati Mungkin Gejala Overheat!

Mesin Motor Mati Mendadak? Hati-Hati Mungkin Gejala Overheat!

Kendaraan bermotor agaknya sudah menjadi teman pentung bagi masyarakat di Indonesia, hampir semua orang memilikinya sebagai sarana transportasi, baik untuk berkendara jarak dekat maupun jarak jauh, apalagi didukung dengan sistem pembeliannya yang mudah dan murah, tak harus bayar tunai jika memang belum memiliki uang yang cukup, melainkan dengan kredit saja sudah bisa mendapatkan kendaraan tersebut. Mesin motor ini ada dasarnya di setting dengan tenaga yang berbeda-beda, menyesuaikan pada kualitasnya.

Mesin Motor Mati Mendadak? Hati-Hati Mungkin Gejala Overheat!

Sebenarnya sama halnya dengan kendaraan yang lainnya, maka kendaraan bermotor juga memiliki resiko yang cukup tinggi akan kerusakan, tentunya jika tak dirawat dengan benar. Salah satu jenis kerusakan yang rentan sekali terjadi adalah mesin yang cepat panas atau lebih dikenal sebagai overheat. Mungkin banyak yang sudah pernah mengalami hal ini, adapun beberapa gejala ketika mesin motor tersebut overheat, diantaranya adalah:

  1. Mesin mati mendadak, ketika suhu mesin sudah cukup tinggi dan tak memiliki kemampuan di dalam menurunkan atau mendinginkan suhu tersebut, secara otomatis nantinya mesin akan mati, hal ini memang sudah di setting sedemikian rupa untuk mengurangi resiko terjadinya kebakaran atau ledakan pada mesin kendaraan.
  2. Suara mesin berisik, gesekan yang terjadi pada bagian piston dan juga dinding silinder memiliki potensi yang cukup tinggi membuat suara mesin tersebut berdengung atau tak lagi halus, melainkan semakin berisik.
  3. Tenaga mulai turun atau berkurang, gejala lainnya yang juga akan terjadi ketika sebuah mesin mengalami overhead adalah berkurang, bahkan sama sekali tak ada daya yang dikeluarkan. Itulah mengapa kemudian mesin tersebut bisa tiba-tiba mati dan tidak bisa dioperasikan kembali.

Baca juga: Mengenal Jenis – Jenis Mesin Motor

Lalu sebenarnya apa yang menjadi penyebab terjadinya overheat atau peningkatan suhu secara drastis tersebut? Berikut ini yang harus Anda ketahui, yaitu:

  1. Sirkulasi dari pelumas atau oli yang berjalan tidak baik, faktanya fungsi dari oli ini sendiri memang bukan hanya melumasi kendaraan, melainkan juga memiliki peran dalam mendinginkan mesin, ketika sirkulasinya tidak baik, maka mesin jadi cepat panas.
  2. Sirkulasi dari coolant yang tidak baik, sebenarnya dalam sebuah mesin sudah dibekali dengan adanya air pendingin khusus yang dapat menurunkan suhunya, namun jika sirkulasi atau alirannya saja tidak baik, tentunya mesin tersebut akan tetap panas.
  3. Motor dipaksa untuk membawa beban berat, hal inilah yang sering terjadi, ketika kendaraan dipaksa untuk mengangkut beban berat secara otomatis membuat mesinnya jadi semakin mudah panas.
  4. Kipas pendingin mengalami kerusakan, ketika cooling fan yang seharusnya bekerja untuk menurunkan suhu mesin tiba-tiba rusak, maka secara otomatis membuat mesin juga mengalami peningkatan suhu.

Jika sudah terasa beberapa gejala kerusakan pada mesin motor tersebut, alangkah baiknya segera di service.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *