Mengenal Penyebab dan Akibat Mesin Motor Cepat Panas

Overheat ataupun panas berlebihan, biasanya akan dapat timbul dan selalu menjadi keluhan yang banyak ditemukan oleh para pengguna motor. Overheat ataupun panas yang berlebihan ini biasanya akan terjadi pada sebuah mesin motor, disebabkan karena beberapa. Pada dasarnya mesin pada sebuah motor memiliki sistem kerja yang didasarkan pada pengubahan energi panas menjadi energi gerak. Energi panas biasanya dihasilkan oleh mesin dari sistem pembakaran bahan bakar kendaraan, dimana kemudian energi panas dari hasil pembakaran inilah yang kemudian diubah menjadi energi gerak. Oleh karenanya panas pada mesin tidak dapat dihindari, namun dapat diminimalisir agar tidak terjadi overheat.

Secara umum kondisi overheat terjadi pada sebuah komponen pada mesin, yang memiliki temperatur dengan suhu diatas suhu rata-rata ataupun suhu wajar pada saat mesin bekerja. Komponen yang bersuhu lebih tinggi dari suhu mesin pada saat bekerja inilah, yang kemudian menularkan panasnya kepada mesin, sehingga overheat pun terjadi. Jika kondisi meningkatnya suhu pada mesin ini terjadi, maka para pemilik motor haruslah segera melakukan pendinginan mesin, agar nantinya tidak menyebabkan berbagai pada motor yang Anda gunakan.

Baca juga: Simak Cara Tepat Perawatan Mesin Motor Agar Performa Optimal

Berikut ini beberapa akibat dari kondisi overheat yang terjadi pada mesin motor yang tidak segera ditangani, antara lain adalah:

  • Mesin akan mati, hal ini disebabkan karena mesin terbuat dari komponen yang rata-rata berbahan dasar logam, dimana bahan ini akan cepat memuai jika terkena panas yang berlebihan. Sebagai misal jika piston dan blok silinder memuai terkena panas, maka piston akan terjebak dalam silinder yang kemudian menyebabkan mesin menjadi mati.
  • Timbul suara yang sangat berisik pada mesin, yang lebih disebabkan karena efek pemuaian pada bagian piston dan silinder yang kemudian menyebabkan timbulnya berbagai gesekan didalamnya.
  • Tenaga pada mesin menjadi berkurang, karena panas yang ditimbulkan secara berlebihan, biasanya akan menjalar keluar mesin sehingga energi panas yang diubah menjadi energi gerak menjadi semakin berkurang.

Overheat yang terjadi pada mesin ini merupakan salah satu efek dari tidak bekerjanya dengan maksimal oli didalam mesin tersebut. Selain berfungsi sebagai pelumas, oli pada mesin biasanya juga akan berfungsi sebagai pendingin dalam kerja mesin. Jika oli tidak berfungsi dengan maksimal, hal ini dapat diindikasikan bahwa terjadi penyumbatan pada alur kerja oli tersebut. Solusi terbaik untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan membersihkan saluran kerja oli terlebih dahulu.

Penyebab lain terjadinya overheat pada mesin motor adalah rusaknya kipas pendingin mesin, yang biasanya terdapat dibelakang radiator dengan ukuran yang kecil. Kipas pendingin ini memiliki fungsi untuk menekan daya panas yang ditimbulkan oleh sistem kerja mesin, sehingga apabila komponen ini rusak, maka sudah dapat dipastikan bahwa overheat pada mesin mungkin saja terjadi. Segera perbaiki bagian tersebut agar tidak mempengaruhi sistem kerja mesin.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *