Mengenal Komponen Mesin Molen Berikut Perawatannya

Mengenal Komponen Mesin Molen Berikut Perawatannya

Mesin molen (aduk) beton adalah alat yang digunakan pekerja konstruksi untuk membuat adonan semen. Selain menghasilkan adukan yang lebih rata dan halus, penggunaan mesin ini juga menghemat waktu dan tenaga pekerja. Komponen mesin molen ini tergolong sederhana namun kekuatan yang dimiliki sangat baik.

Mengenal Komponen Mesin Molen Berikut Perawatannya

Meskipun komponen mesin ini tergolong awet dengan bahan besi, namun tetap saja perawatan yang baik juga sangat diperlukan agar mesin lebih awet. Mengenal tiap bagian penyusun mesin inipun menjadi hal yang penting untuk melakukan perawatan yang sesuai. Berikut ini beberapa bagian dari mesin molen beton;

Motor

Motor berada dalam kerangka mesin aduk dan bertugas menggerakkan tabung aduk agar tabung aduk bisa berputar lalu mencampurkan adonan konstruksi.Motor menjadi komponen mesin yang sangat penting dan harus selalu terjaga kondisinya.

Roda Mesin

Dengan adanya roda yang terpasang pada mesin ini, memungkinkan alat untuk dipindahkan di lokasi proyek. Jika roda rusak, maka untuk memindahkan mesin yang cukup berat ini pun cukup menyulitkan.

Rangka

Agar struktur mesin yang sudah dilengkapi dengan roda serta batang penarik tersebut dapat dipindahkan, maka rangka yang menopang bagian-bagian molen pun juga harus selalu terjaga kondisinya.

Batang Penarik

Batang penarik ini berupa besi yang gunanya memudahkan pekerja saat akan memindahkan mesin dari satu lokasi ke lokasi lain.

Kunci Roda Pembalik

Sesuai dengan namanya, kunci ini dapat mengunci roda pembalik tabung aduk supaya dapat dipindahkan. Jika tenaga mesin tidak digunakan untuk menarik, maka batang bisa dimasukkan pada kerangka mesin dan jika hendak digunakan maka batang tersebut bisa dikeluarkan.

Roda Pembalik Tabung

Roda pembalik ini terletak dekat tabung dan berguna untuk merubah posisi tabung aduk. Misalnya saat waktu akan mengisi bahan-bahan adonan semen atau pada saat akan menuang hasil adukan.

Tabung Aduk

Tabung ini berbentuk silinder, bagian bawahnya tertutup sementara bagian atas berbentuk kerucut dan ujungnya terbuka. Di bagian ujung atas ada lubang untuk memasukkan bahan adukan beton dan untuk menuang adukan setelah dicampur. Dalam komponen mesin molen ini, terdapat daun-daun untuk meratakan adukan.

Setelah mengetahui apa saja bagian dari mesin molen, tentu Anda sudah memiliki gambaran tentang bagaimana cara merawat mesin konstruksi ini dengan efisien. Berikut ini beberapa tips perawatan komponen mesin aduk beton ini, antara lain;

  • Bersihkan sisa-sisa adukan maupun kotoran setiap selesai digunakan.
  • Setelah kotoran dan sisa-sisa adukan semen bersih, keringkan mesin molen untuk menghindari munculnya karat yang menyebabkan keropos dan gangguan lain.
  • Oleskan oli di bagian yang dapat berputar seperti pada bagian poros, gigi-gigi dan roda untuk mencegah munculnya karat atau membuat kinerja mesin menjadi berat atau seret.
  • Penyimpanan yang dianjurkan untuk mesin molen adalah di tempat teduh dan terlindung dari guyuran hujan.  Bisa juga diberi penutup untuk mencegah hinggapnya debu di lapisan oli.
  • Periksa komponen mesin secara rutin dan gantilah jika ada yang aus supaya tidak merembet ke bagian lain.

Baca juga: Ternyata Ini Penyebab Umum Kegagalan Komponen Mesin

Cara-cara di atas merupakan langkah sederhana untuk menjaga kualitas mesin molen Anda. Meskipun mesin ini tergolong murah dibanding peralatan konstruksi lainnya, namun tanpa perawatan yang tepat, Anda hanya akan membuang-buang anggaran karena mesin yang mudah rusak atau tidak dapat bekerja optimal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *