Mengenal Bagian-bagian Mesin Jahit Tangan serta Fungsinya

mesin jahit

Mesin jahit tangan atau mesin jahit klasik adalah model yang paling umum dikenal dan digunakan baik oleh profesional maupun masyarakat pada umumnya. Jika Anda berniat untuk membeli atau menggunakan mesin jahit model klasik ini, maka Anda perlu untuk mengenal bagian-bagian mesin jahit tangan serta fungsinya terlebih dahulu.

Baca juga: MENGETAHUI LEBIH JAUH JENIS JENIS KIPAS ANGIN

Meski mesin jahit model ini adalah yang paling umum ditemui di rumah-rumah untuk penggunaan pribadi, tapi tidak semua orang paham benar bagian-bagiannya. Dengan mengenal lebih dulu bagian-bagiannya, maka Anda akan lebih paham cara merawatnya.

Badan mesin

Badan mesin adalah bagian terbesar yang tampak dari mesin jahit tangan. Bagian ini biasanya berwarna gelap dan berongga serta menjadi tempat bagi bagian-bagian mesin lainnya berada atau dilekatkan.

Kepala mesin

Kepala mesin adalah bagian mesin jahit yang menerima gaya putar dari alat pemutar mesin jahit. Bagian ini kemudian meneruskan gerat putar tersebut pada semua bagian mesin yang memang harus bergerak. Meski biasa digunakan untuk membuat jahitan lurus, gerak putar dari kepala mesin ini dapat diubah menjadi gerak bolak-balik, sekoca dan lain-lain.

Alat-alat Penggerak

Pada mesin jahit klasik atau tangan, alat penggerak ini biasanya masih menggunakan kayuhan kaki penjahit sendiri. Letaknya ada di bagian bawah mesin jahit. Tetapi, beberapa mesin jahit yang lebih modern sudah ditambah dengan alat penggerak motor listrik sehingga mengurangi beban kaki untuk mengayuh.

Kopling

Kopling merupakan bagian mesin jahit yang menghubungkan kepala mesin dengan poros utama mesin jahit. Kopling ini dapat diatur kekencangannya. Pada saat digunakan, maka roda penekan harus dikencangkan sehingga pelat kopling tertekan dan kepala mesin akhirnya memutar bagian mesin lainnya.

Poros Utama

Letak poros utama mesin jahit ada di dalam rongga badan mesin jahit di sebelah kanan atas. Panjangnya dari pelat kopling hingga kaki pemegang jarum jahit yang bergerak oleh gerakan tangkai penarik benang dan kaki pemegang jarum jahit.

Sepatu Jahit

Bagian ini ada di dekat jarum jahit. Kaki sepatu dapat diatur tekanannya sesuai kebutuhan. Cara pengaturan dilakukan dengan menyetel mur penekan pegas di atas kaki tempat sepatu jahit tersebut. Pada saat berhenti menjahit, maka tekanan sepatu ini dibebaskan dengan cara menaikkan sepatu. Ini biasa dilakukan saat memasang atau melepas kain.

Kaki Pemegang Jarum

Jarum jahit dipasang pada kaki pemegang jarum. Penggeraknya adalah poros utama. Pemegang jarum sendiri dipasangkan pada sekrum jarum.

Sekoci

Karena hasil jahitan yang rapi atas bawah, maka sekoci yang berada di bawah harus diatur dengan baik. Sekoci ini memiliki fungsi untuk mengatur benang bawah. Selain itu digunakan juga untuk mengatur tegangan bawah.

Demikian tadi bagian-bagian mesin jahit yang perlu Anda tahu. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *