Mengenal 2 Jenis Mesin Polyser Padi Berdasarkan Cara Kerjanya

Mengenal 2 Jenis Mesin Polyser Padi Berdasarkan Cara Kerjanya

Nasi adalah makanan pokok bagi masyarakat yang tinggal di kawasan Asia, khususnya adakah Asia Tenggara termasuk diantaranya adalah Indonesia, sehingga tak bisa dipungkiri jika seandainya ada banyak lahan di Indonesia yang dimanfaatkan sebagai lahan pertanian khusus untuk biji-bijian yang satu ini, bahkan bisnis yang berhubungan dengan pengolahan padi ini juga termasuk sangat banyak, bukan hanya jual beli saja, melainkan juga untuk penyosohan. Umumnya kegiatan yang satu ini dilakukan dengan menggunakan alat yang bernama polyser padi.

Mengenal 2 Jenis Mesin Polyser Padi Berdasarkan Cara Kerjanya

Mungkin banyak yang sudah tak begitu asing dengan hal tersebut, di daerah pedesaan umumnya alat yang satu ini hadir dalam bentuk yang dikombinasikan dengan sebuah kendaraan sehingga bisa langsung dipakai untuk mengangkut mesin dan juga dipakai berjalan untuk mencari pelanggan yang ingin mengelupaskan atau menyosoh kulit padi mereka, sebenarnya jika berbicara mengenai mesin penyosoh ini adapun beberapa fungsinya yang harus Anda ketahui, diantaranya adalah:

  1. Untuk menyosoh padi, menyosoh merupakan sebuah kegiatan yaitu untuk mengeluarkan atau memisahkan biji padi dengan kulitnya, sebelum bisa dimasak atau dijadikan sebagai beras, maka gabah ini harus melalui proses yang namanya penyosohan untuk membuatnya bersih dan dapat dikonsumsi, sehingga harus disosoh terlebih dahulu.
  2. Dapat memoles beras menjadi lebih putih, kemudian adapun manfaat lainnya yang didapatkan dengan alat yang satu ini adalah berguna untuk membuat warna dari beras tersebut jadi lebih putih atau bersih dibandingkan dengan sebelumnya, hal ini biasanya ditujukan untuk mereka yang ingin menjualnya, agar bisa laku lebih mahal, maka harus dipoles terlebih dahulu dengan alat tersebut sehingga tampilan juga lebih bersih dan putih.

Baca juga: Masyarakat Banyak Mencari Mesin Polyser Padi

Umumnya ada 2 jenis polyser padi yang banyak dijual di pasaran, diantaranya adalah:

  1. Penyosoh tipe abrasif, jenis yang satu ini bekerja dengan cara menggerindra dalam proses penggilingan beras, sehingga nantinya akan terbentuk beberapa jenis bagian, bukan hanya beras dan juga kulit padi yang kasar saja, melainkan juga ada yang namanya dedak yang cukup halus, biasanya dedak ini juga dapat dimanfaatkan sebagai makanan ternak yang kaya akan nutrisi. Umumnya memiliki karakteristik hasil yaitu warna berasnya putih bukan transparan.
  2. Penyosoh tipe friksi, ini termasuk produk yang cukup baru, bekerja layaknya mesin molen yang menggunakan efek gesekan. Biasanya beras yang dihasilkan dengan penyosoh jenis ini adalah cenderung lebih halus, namun memiliki tampilan yang transparan, bukan putih layaknya penyosohan tipe abrasif.

Penting untuk mengenal kedua jenisnya sehingga tak salah dalam memilih mesin polyser padi ini, umumnya mesin yang satu ini memang lebih ditujukan untuk kebutuhan modal bisnis, bagi mereka yang memiliki sawah atau tanah yang luas dan biasanya ditujukan untuk ditanami padi dan hasilnya akan dijual dalam bentuk beras.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *