Ketika Menggunakan Mesin Absensi Fingerprint, Inilah Beberapa Masalah yang Paling Sering Terjadi

Ketika Menggunakan Mesin Absensi Fingerprint, Inilah Beberapa Masalah yang Paling Sering Terjadi

Teknologi sekarang ini memang sudah semakin maju dan disekeliling kita pun pastinya terdapat berbagai jenis alat elektronik yang terbilang canggih yang kita gunakan setiap harinya ketika beraktivitas mau pun bekerja. Salah satu alat elektronik yang pastinya hampir kita temui di tempat kerja atau pun perkantoran sekarang ini adalah mesin absensi yang menggunakan sidik jari atau fingerprint untuk menyatakan kehadiran seseorang. Mesin yang satu ini memang lebih membuat para penggunanya melakukan absensi dengan lebih mudah, cepat dan juga pastinya lebih akurat karena tidak dapat dicurangi dengan cara apa pun. Namun meski memiliki teknologi yang canggih, nyatanya alat tersebut masih juga mengalami beberapa masalah yang terjadi akibat waktu atau pun salah pemakaiannya. Berikut inilah beberapa jenis masalah yang paling sering terjadi pada mesin tersebut:

Ketika Menggunakan Mesin Absensi Fingerprint, Inilah Beberapa Masalah yang Paling Sering Terjadi

  • Memori Penuh

Hal paling pertama dan juga yang paling sering terjadi ketika Anda menggunakan jenis mesin tersebut adalah memorinya yang penuh. Jika sudah penuh, maka biasanya absensi yang dilakukan oleh para pekerja tidak akan tersimpan semuanya. Ketika mesin ini sudah memberikan notifikasi bahwa memori yang dimilikinya sudah penuh, maka hal yang perlu Anda lakukan adalah melakukan back up data, serta menghapus berbagai log absensi yang memang sudah tidak Anda butuhkan atau sudah tidak terpakai lagi. Hal ini pastinya akan membuat mesin dapat bekerja secara normal kembali.

  • Kurang Responsif

Masalah lainnya yang juga sangat sering terjadi ketika Anda menggunakan mesin absensi yang berbasis fingerprint adalah bagian touch screen kurang memberikan respon sehingga sidik jari pun tidak terdeteksi. Jika hal ini terjadi, maka Anda bisa melakukan kalibrasi yang ada pada menu mesin tersebut. Hal ini sangat berguna agar fitur touchscreen pada mesin tersebut akan kembali seperti normal dan dapat digunakan kembali sebagaimana mestinya.

  • Hang

Jenis masalah yang lainnya yang juga tidak kalah sering terjadi pada pengguna mesin tersebut adalah mengalami hang. Disini, alat tersebut akan berhenti berfungsi dan diam pada suatu fase saja. Jika hal ini terjadi, Anda bisa mengatasinya dengan mencabut adaptornya lalu tancapkan kembali dalam beberapa saat kemudian. Untuk mencegahnya, Anda bisa menggunakan daya cadangan atau UPS agar bagian coreboard-nya akan selalu terjaga dan dalam keadaan yang prima.

Baca juga Begini Cara Cerdas untuk Menghindari Kerusakan Pada Mesin Absensi

  • Kabel LAN Terganggu

Masalah lain yang juga kerap sering terjadi adalah koneksi kabel LAN yang menghubungkan komputer dengan mesin absensi terganggu. Untuk mengatasinya, Anda hanya tinggal melakukan penyetelan ulang IP pada komputer, yakni menyetelnya dari mode dynamic menjadi mode static. Selain itu, samakan juga IP software yang digunakan dengan IP yang dimiliki oleh mesin yang menggunakan sidik jari tersebut. Dengan ini, pastinya mesin tersebut dapat mengambil absensi setiap pekerja dengan baik dan normal.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *